Perubahan Kebijakan Departemen Keuangan AS dan Perkembangan Ekonomi Global Memengaruhi Pasar Kripto

TL;DR
- Menteri Keuangan Scott Bessent mengumumkan program pembelian kembali obligasi, yang mendorong imbal hasil obligasi AS ke level tertinggi dalam tiga tahun.
- Iran telah memberi wewenang kepada para eksportir untuk menggunakan mata uang kripto guna penyelesaian perdagangan internasional guna menghindari kontrol mata uang tradisional.
- Bitcoin saat ini sedang dipantau untuk potensi kapitulasi, dengan para analis mengidentifikasi $38,4K sebagai zona dukungan teknis utama.
Kebijakan Departemen Keuangan dan Volatilitas Pasar
Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengambil sikap tegas terhadap para spekulan mata uang, khususnya menantang mereka yang memasang taruhan terhadap yen Jepang. Menyusul intervensi historis di pasar mata uang, Bessent mengisyaratkan pergeseran dalam pendekatan Departemen Keuangan, yang secara efektif memberi tahu para pedagang bahwa pemerintah kini menjadi kekuatan dominan di pasar. Sikap agresif ini bertepatan dengan pergerakan signifikan di pasar utang; menyusul pengumuman Bessent tentang program pembelian obligasi pemerintah baru, imbal hasil obligasi AS melonjak ke level tertinggi dalam tiga tahun. Perkembangan ini mencerminkan periode volatilitas yang lebih luas dalam instrumen keuangan tradisional yang seringkali memengaruhi sentimen investor terhadap aset berisiko, termasuk mata uang digital.
Adopsi Strategis Aset Digital oleh Iran
Dalam upaya untuk menghindari pembatasan pertukaran mata uang asing tradisional, Iran telah menerapkan kebijakan baru yang memungkinkan para eksportir domestik menggunakan mata uang kripto untuk penyelesaian perdagangan internasional. Menurut CoinDesk, mengutip Financial Times, perubahan kebijakan ini memungkinkan para pedagang untuk merepatriasi pendapatan melalui aset digital. Dengan mengintegrasikan kripto ke dalam aktivitas ekonomi tingkat negara, Iran berupaya memotong hambatan keuangan konvensional, sebuah perkembangan yang dapat meningkatkan permintaan regional terhadap likuiditas kripto. Pengesahan tingkat negara ini menyoroti semakin berkembangnya utilitas aset terdesentralisasi dalam menavigasi kendala geopolitik dan ekonomi.
Prospek Teknis Bitcoin
Di tengah kondisi makroekonomi yang berubah ini, para analis pasar memantau dengan cermat pergerakan harga Bitcoin. Data menunjukkan bahwa aset tersebut mendekati zona kapitulasi yang secara historis signifikan, yang diidentifikasi oleh CryptoPotato pada kisaran $38.400. Meskipun level ini telah berfungsi sebagai ambang batas dukungan krusial di masa lalu, para pengamat pasar mencatat bahwa kondisi saat ini terus berkembang, yang mengindikasikan bahwa dinamika di sekitar zona dukungan ini mungkin berbeda dari siklus-siklus sebelumnya. Investor tetap berhati-hati saat memantau bagaimana perubahan kebijakan global ini dan level harga teknis saling berinteraksi dalam ekosistem kripto yang lebih luas.
This article was reconstructed from public reporting with AI assistance and is for informational purposes only — not financial advice. See our editorial policy.



