← TradeAssi News
macroSeptember 10, 2026·TradeAssi Newsroom

Imbal Hasil Obligasi AS Naik Seiring Bessent Perluas Pembelian Kembali Obligasi dan Dorong CLARITY Act

TL;DR

  • Imbal hasil Treasury 10-tahun mencapai 4,85% di tengah ekspektasi kenaikan suku bunga oleh The Fed.
  • Menteri Scott Bessent mendukung program pembelian kembali obligasi senilai $6 miliar dan mendorong CLARITY Act.
  • Kenaikan imbal hasil dan harga minyak memicu sentimen risk-off, yang membebani pasar kripto dan saham.

Kenaikan Imbal Hasil Treasury dan Pembelian Kembali Senilai $6 Miliar

Imbal hasil acuan Treasury 10-tahun naik ke 4,85%, level yang mencerminkan ekspektasi pasar akan adanya kenaikan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat, menurut CryptoBriefing. Terlepas dari kenaikan tersebut, Departemen Keuangan meluncurkan program pembelian kembali obligasi senilai $6 miliar yang bertujuan untuk meredam lonjakan tersebut, sebuah langkah yang disoroti oleh Ambcrypto. Coindesk mencatat bahwa imbal hasil terus meningkat bahkan ketika Menteri Keuangan Scott Bessent menggandakan upaya pembelian kembali tersebut, mengisyaratkan bahwa intervensi sejauh ini belum cukup untuk membalikkan tren kenaikan.

Dorongan Legislatif: CLARITY Act

Sejalan dengan latar belakang kebijakan moneter tersebut, Bessent secara aktif melobi pengesahan CLARITY Act. Cointelegraph melaporkan bahwa Menteri tersebut mendesak Senat untuk memajukan RUU tersebut setelah dikembalikan dari komite, dengan membingkai undang-undang tersebut sebagai sarana untuk memperkokoh kepemimpinan AS di sektor aset digital. Kerangka kerja yang diusulkan ini dimaksudkan untuk menghadirkan standar regulasi yang lebih jelas, yang dapat meningkatkan kepercayaan institusional terhadap investasi yang berkaitan dengan kripto.

Efek Domino Pasar

Imbal hasil yang lebih tinggi dan kenaikan harga minyak telah memicu penurunan selama tiga hari di seluruh indeks utama saham AS, seperti yang dijelaskan oleh Beincrypto. Aksi jual ini mencerminkan tingginya penghindaran risiko, sebuah kondisi yang secara tradisional merugikan aset “risk-on” seperti mata uang kripto. Ambcrypto menambahkan bahwa para investor bersiap menghadapi pertemuan Federal Open Market Committee, di mana kenaikan imbal hasil yang terus-menerus menciptakan hambatan makroekonomi bagi pasar kripto. Kombinasi kondisi moneter yang lebih ketat dan kepastian regulasi yang tertunda menciptakan prospek yang beragam untuk aset digital.

Prospek

Meskipun program pembelian kembali oleh Departemen Keuangan mewakili upaya jangka pendek untuk meredakan tekanan imbal hasil, lingkungan makro yang lebih luas—yang didorong oleh ekspektasi pengetatan lebih lanjut dari The Fed dan perdebatan legislatif yang sedang berlangsung—menunjukkan volatilitas yang terus berlanjut. Para pelaku pasar akan memantau hasil FOMC dan kemajuan CLARITY Act untuk mengukur arah aset berisiko, termasuk mata uang kripto, dalam beberapa minggu ke depan.

#treasury#yields#bond-buybacks#clarity-act#crypto#risk-off

This article was reconstructed from public reporting with AI assistance and is for informational purposes only — not financial advice. See our editorial policy.