SBI Holdings Akuisisi Saham Mayoritas Platform Kripto Singapura, Coinhako

TL;DR
- SBI Holdings telah mengakuisisi saham mayoritas di bursa kripto Singapura, Coinhako.
- Akuisisi ini diselesaikan setelah mendapatkan persetujuan regulasi dari Monetary Authority of Singapore.
- Langkah ini memperkuat ekspansi SBI ke pasar aset digital Asia Tenggara.
Akuisisi Strategis Telah Rampung
Konglomerat jasa keuangan asal Jepang, SBI Holdings, telah merampungkan akuisisi saham mayoritas di Coinhako, bursa mata uang kripto terkemuka yang berbasis di Singapura. Transaksi ini diselesaikan melalui unit aset digital SBI, yaitu SBI Digital Asset Holdings, setelah mendapatkan izin resmi dari pihak regulator.
Akuisisi ini menandai langkah signifikan dalam strategi berkelanjutan SBI untuk memperluas jejaknya dalam ekosistem aset digital global. Dengan mengamankan saham mayoritas di Coinhako, raksasa keuangan Jepang ini membangun pijakan yang lebih kuat di pasar mata uang kripto Asia Tenggara, dengan memanfaatkan infrastruktur dan kehadiran regional yang sudah dimiliki oleh Coinhako.
Persetujuan Regulasi dari MAS
Penyelesaian kesepakatan ini bergantung pada perolehan persetujuan regulasi yang diperlukan dari otoritas setempat. Monetary Authority of Singapore (MAS), yang berfungsi sebagai bank sentral dan badan pengatur keuangan negara tersebut, telah memberikan persetujuan yang diperlukan untuk perubahan kendali ini.
Singapura telah mempertahankan kerangka regulasi yang terstruktur bagi penyedia layanan token pembayaran digital, menjadikan kepatuhan sebagai hambatan krusial bagi akuisisi internasional. Persetujuan yang sukses dari MAS memungkinkan SBI Holdings untuk mengintegrasikan Coinhako ke dalam portofolio usaha aset digitalnya yang lebih luas, sembari tetap mematuhi standar kepatuhan lokal.
Memperluas Jejak Regional
Coinhako, yang didirikan pada tahun 2014, merupakan salah satu platform mata uang kripto yang paling lama beroperasi di Singapura. Platform ini menawarkan layanan perdagangan fiat-ke-kripto dan telah berfokus pada menjaga kepatuhan regulasi di dalam negara kota tersebut.
Bagi SBI Holdings, akuisisi ini sejalan dengan visi luasnya untuk membangun jaringan aset digital yang komprehensif di seluruh Asia. Perusahaan asal Jepang ini telah aktif berinvestasi dalam berbagai inisiatif blockchain dan mata uang kripto secara global. Dengan Coinhako kini berada di bawah naungannya, SBI diposisikan untuk meningkatkan penawaran layanan dan jaringan likuiditasnya di seluruh kawasan, menjembatani kesenjangan antara keuangan tradisional dan aset digital di Asia Tenggara.
This article was reconstructed from public reporting with AI assistance and is for informational purposes only — not financial advice. See our editorial policy.
Related
SpaceX Prepares for Starship Flight 13 as Binance Introduces TradFi Perpetual Futures
T. Rowe Price Debuts First Actively Managed Multi-Token Crypto ETF on NYSE Arca
Citadel Securities Invests $400 Million in Crypto.com at $20 Billion Valuation
Visa Launches Stablecoin Platform Supporting Open USD for Banks and Fintechs