Aktivitas Pasar Agustus Menunjukkan Tren yang Berbeda Antara Kripto dan Platform Prediksi

TL;DR
- CME Group mencatat volume bulanan tertinggi kedua sepanjang sejarah dengan 29,7 juta kontrak.
- Platform prediksi Kalshi dan Polymarket mengalami penurunan volume bulanan sebesar 14% hingga 15%.
- Permintaan institusional tetap kuat, dengan ETF kini memegang 12,2% dari total suplai Bitcoin.
Momentum Institusional dan Pertumbuhan CME
Bulan Agustus terbukti menjadi bulan yang signifikan bagi infrastruktur keuangan tradisional yang terhubung dengan aset digital. CME Group melaporkan total 29,7 juta kontrak diperdagangkan sepanjang bulan tersebut, menandai volume tertinggi kedua yang pernah dicatat. Lonjakan aktivitas ini sejalan dengan tren institusional yang lebih luas yang disoroti oleh ARK Invest, yang mencatat bahwa exchange-traded fund (ETF) yang berfokus pada kripto kini telah menyerap 12,2% dari total suplai Bitcoin yang beredar. Menurut ARK Invest, ini merepresentasikan tingkat minat institusional yang belum pernah terjadi sebelumnya pada kelas aset tersebut.
Kontraksi Pasar Prediksi
Berbeda dengan pertumbuhan yang terlihat pada derivatif tradisional, sektor pasar prediksi mengalami periode pendinginan. Data menunjukkan bahwa volume bulanan gabungan untuk Kalshi dan Polymarket turun sekitar 14% hingga 15% pada bulan Agustus, mencapai $45 miliar. Penurunan ini menandai kejatuhan bulanan pertama bagi platform-platform tersebut dalam setahun. Cryptobriefing mengaitkan penurunan ini dengan "efek mabuk Piala Dunia" (World Cup hangover), yang menyarankan bahwa berakhirnya ajang olahraga besar mungkin telah berdampak pada keterlibatan pengguna dan aktivitas taruhan di platform-platform ini.
Konsentrasi pada Kontrak Berjangka Perpetual
Aktivitas di lanskap bursa tersentralisasi (CEX) juga menunjukkan pola konsentrasi tertentu. Pasar kontrak berjangka perpetual (perpetual futures)melihat total volume sebesar $665 miliar selama bulan Agustus. Yang perlu dicatat, aktivitas perdagangan sangat tidak merata, di mana hanya tiga saham spesifik yang menyumbang separuh dari total volume yang dihasilkan di seluruh produk berjangka perpetual tersebut. Konsentrasi ini menyoroti bagaimana derivatif yang terikat pada ekuitas tertentu terus mendorong sebagian besar likuiditas dalam ekosistem CEX yang lebih luas, bahkan ketika para pelaku pasar yang lebih luas menavigasi pergeseran tren institusional dan ritel.
Hasil yang beragam ini menggarisbawahi lanskap yang kompleks untuk perdagangan aset digital. Sementara adopsi institusional melalui ETF yang teregulasi dan derivatif CME terus berkembang, sektor-sektor khusus seperti pasar prediksi mengalami pengurangan volume sementara setelah periode aktivitas tinggi. Di sisi lain, ketergantungan pada sekumpulan aset dasar yang sempit untuk volume kontrak berjangka perpetual menunjukkan bahwa pelaku pasar tetap fokus pada rentang instrumen dengan minat tinggi yang terbatas.
This article was reconstructed from public reporting with AI assistance and is for informational purposes only — not financial advice. See our editorial policy.
Related
Morgan Stanley Projects Significant Growth for Robinhood Amid Market Speculation
Crypto ETF Inflows Rise As Regulatory And Trading Infrastructure Evolves